Kabar Wonogiri

Pembobol ATM di Kantor Satlantas Wonogiri Diduga ODGJ

todayFebruari 5, 2026 28

Background
share close

Wonogiri — Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di tengah kota Wonogiri, ketika seorang pria nekat membobol mesin ATM yang terletak di depan Kantor Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Wonogiri. Aksi ini menarik perhatian bukan hanya karena lokasinya yang berada di area kantor polisi, tetapi juga karena pelakunya diduga mengalami gangguan jiwa, sehingga menimbulkan respons dari aparat maupun warga setempat.

Kejadian itu dilaporkan terjadi di area strategis yang selama ini ramai dilintasi warga. Pelaku, seorang pria asal Kecamatan Wonogiri, terlihat merusak mesin ATM dan berusaha mengakses bagian dalamnya. Aksi pembobolan tersebut kemudian diketahui oleh petugas keamanan sekitar, dan pihak kepolisian segera melakukan tindakan untuk mengamankan situasi.

Menurut keterangan awal dari aparat, tersangka diduga memiliki riwayat gangguan jiwa, yang mungkin menjadi faktor di balik perilaku tidak wajar tersebut. Dugaan gangguan mental ini diperoleh dari pengakuan keluarga dan observasi awal pihak kepolisian saat mengamankan pelaku di lokasi kejadian.

Usai kejadian, pelaku langsung dibawa oleh petugas ke Mapolres Wonogiri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menegaskan bahwa proses hukum tetap dijalankan sesuai prosedur, termasuk kemungkinan melakukan pemeriksaan kesehatan jiwa untuk memastikan kondisi mental pelaku. Hal ini penting untuk menentukan langkah penanganan baik secara hukum maupun medis.

Kanit Reserse Kriminal Polres Wonogiri mengatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan tim medis dan ahli kejiwaan untuk menilai lebih lanjut apakah gangguan mental benar-benar memengaruhi tindakan pelaku pada saat membobol mesin ATM tersebut. Polri juga tidak menutup kemungkinan adanya unsur pidana dalam tindakan ini jika memang ditemukan dalam pemeriksaan lebih mendalam.

Peristiwa ini memunculkan diskusi di kalangan warga setempat mengenai keamanan fasilitas publik, terutama mesin ATM yang berada di area terbuka dan mudah diakses. Beberapa warga berharap agar kamera pengawas (CCTV) dan patroli keamanan di sekitar fasilitas perbankan diperketat agar kejadian serupa dapat dicegah di masa depan.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan kepolisian, sambil menunggu hasil pemeriksaan medis dan psikologis terhadap pelaku. Kepolisian juga mengimbau warga untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat yang berwenang.

Written by: Fatma Nugrahani

Rate it

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Cover Art