Kabar Wonogiri

Hujan Lebat Picu Banjir Wonogiri, 43 Warga Terdampak

todayFebruari 24, 2026 27

Background
share close

WONOGIRI — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Wonogiri sepanjang akhir pekan mengakibatkan serangkaian bencana hidrometeorologi di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat banjir hingga kerusakan talud yang menyebabkan puluhan warga terdampak, memicu tanggap darurat dan evakuasi bersama tim gabungan.

Intensitas curah hujan yang meningkat sejak hari Jumat hingga Minggu membuat sungai dan saluran air meluap. Banyak permukiman yang terendam banjir, sementara talud penahan tanah di beberapa titik ambrol karena tak mampu menahan tekanan air deras dan tanah yang jenuh air. Hujan deras juga diperkirakan masih dapat berlanjut di wilayah Wonogiri berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sehingga risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor masih perlu diwaspadai masyarakat setempat.

Dampaknya tidak ringan. BPBD mencatat 43 jiwa warga terdampak oleh peristiwa banjir dan kerusakan talud ini. Terdampak dalam konteks ini mencakup rumah terendam, akses jalan terputus akibat tanah ambrol atau genangan air, serta kebutuhan bantuan darurat bagi keluarga yang harus meninggalkan tempat tinggal sementara waktu.

Petugas gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI/Polri, relawan, serta perangkat daerah bergerak cepat melakukan pemantauan, evakuasi, dan distribusi bantuan. Warga yang lokasi rumahnya berada di area rawan banjir dipindahkan ke tempat aman sambil menunggu kondisi cuaca dan sungai membaik. Dalam sejumlah titik, genangan air sempat mencapai ketinggian yang membuat aktivitas warga terganggu.

Beberapa warga pun sempat terjebak sementara dalam genangan saat banjir datang secara tiba-tiba. Beruntung, tim penanggulangan bencana berhasil mengevakuasi mereka dari situasi yang berpotensi berbahaya sebelum banjir semakin meluas.

Selain dampak banjir dan talud ambrol, curah hujan ekstrem ini juga menjadi pengingat bahwa musim hujan membawa risiko bencana hidrometeorologi yang nyata. BPBD Kabupaten Wonogiri mengimbau warga untuk selalu waspada dan memperhatikan informasi resmi tentang kondisi cuaca dari BMKG, serta menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi kenaikan air sungai atau tanah mulai jenuh air.

Pihak pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk melakukan mitigasi jangka pendek dan jangka panjang, termasuk program perbaikan talud, pembersihan saluran air, serta sosialisasi kesiapsiagaan terhadap bencana banjir dan longsor. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mengurangi dampak serupa di masa mendatang.

Written by: Fatma Nugrahani

Rate it

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Cover Art