Kabar Wonogiri

BPBD Wonogiri Kerahkan Tim BKO Cari Pendaki Hilang Mongkrang

todayJanuari 27, 2026 30

Background
share close

Pencarian terhadap seorang pendaki yang hilang di Bukit Mongkrang kini terus diperluas dengan melibatkan berbagai unsur SAR dan relawan. Insiden ini bermula ketika Yasid Ahmad Firdaus (26), pendaki asal Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, tidak kembali setelah melakukan pendakian di Bukit Mongkrang, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah sejak Minggu, 19 Januari 2026.

Rombongan Yasid berangkat mendaki pada pagi hari bersama tiga rekannya, namun saat kembali turun dari puncak, Yasid tiba-tiba terpisah dari grup dan belum muncul di basecamp. Ketiga temannya yang sudah tiba di bawah kemudian menyadari kondisi ini dan segera melapor ke pos pendakian.

Sejak itu, operasi pencarian besar-besaran pun digelar. BPBD Kabupaten Karanganyar, TNI, Polri, Basarnas, serta relawan lokal langsung turun ke jalur pendakian sejak hari pertama pencarian. Tim SAR gabungan dikerahkan dengan jumlah personel yang terus ditambah guna menyisir setiap titik di jalur pendakian serta lembah atau tebing yang kemungkinan menjadi lokasi Yasid.

Melihat medan yang sulit dan cuaca ekstrem yang menjadi kendala utama dalam operasi SAR — seperti hujan deras, kabut tebal, dan jarak pandang yang terbatas — BPBD Wonogiri turut ambil bagian untuk memperkuat pencarian. Instansi ini mengirimkan tim BKO (Bawah Kendali Operasi) serta personel tambahan untuk memperluas area penyisiran. Tim BKO membantu menyisir jalur ekstrem yang sulit dijangkau dan memberikan dukungan logistik bagi tim SAR gabungan di lapangan.

Cuaca tak bersahabat di kawasan Bukit Mongkrang memang menjadi tantangan besar. Hujan dan kabut yang turun silih berganti menyebabkan operasi pencarian terhambat, memaksa tim SAR bekerja ekstra hati-hati di area berbatu, jalur curam, dan bebatuan licin. Meskipun demikian, tim SAR gabungan tak menyerah dan terus melakukan pencarian setiap hari, dengan penambahan strategi seperti pembagian tim pencari di sejumlah pos rawan serta penggunaan drone bila memungkinkan.

Sampai operasi memasuki hari ke-8, pencarian belum membuahkan hasil. Selama proses tersebut, tim gabungan sempat menggelar salat istianah dan doa bersama bersama warga dan relawan sebagai bentuk harapan agar Yasid dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Keluarga dan kerabat Yasid terus memantau situasi, berharap tim SAR bisa menemukan jejak pendaki tersebut. Masyarakat umum juga ikut memberikan dukungan moral melalui doa serta bantuan informasi bagi tim pencari.

Operasi pencarian ini menggambarkan kerja keras kolaborasi berbagai pihak — BPBD Karanganyar, BPBD Wonogiri melalui tim BKO, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan lintas daerah — demi satu tujuan mulia: menemukan dan menyelamatkan pendaki yang hilang. Semoga usaha ini segera membuahkan hasil dengan kedamaian dan keselamatan bagi Yasid serta keluarga.

Written by: Fatma Nugrahani

Rate it

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Cover Art