Listeners:
Top listeners:
play_arrow
Radio Gentara Dangdutnya Indonesia
play_arrow
Gentara Campursari Campursarine Indonesia
play_arrow
Gentara Wayangan Substation Gentara Wayangan
Kabut duka dan harap masih menyelimuti lereng Gunung Slamet. Hingga Jumat, (9/1/2026), operasi pencarian resmi terhadap Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki asal Magelang yang dilaporkan hilang, resmi dihentikan tanpa hasil. Meski demikian, cerita perjuangan belum benar-benar berakhir.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, relawan, dan komunitas pendaki telah bekerja tanpa lelah selama lebih dari sepekan. Medan ekstrem, cuaca buruk, serta minimnya petunjuk menjadi tantangan utama selama operasi pencarian yang berlangsung antara 8 hingga 14 hari, sesuai laporan dari berbagai sumber nasional.
Syafiq dilaporkan hilang sejak Sabtu, 27 Desember 2025, saat melakukan pendakian bersama rekannya, Himawan. Dalam perjalanan turun gunung, keduanya terpisah akibat hujan deras dan kabut tebal. Himawan berhasil ditemukan selamat beberapa hari kemudian, namun keberadaan Syafiq hingga kini masih menjadi tanda tanya besar.
Koordinator SAR menyatakan bahwa penghentian operasi resmi dilakukan setelah seluruh prosedur pencarian maksimal dijalankan, mulai dari penyisiran jalur pendakian, lembah, hingga titik-titik rawan. Tidak ditemukannya jejak atau barang pribadi korban membuat pencarian semakin sulit.
Meski operasi resmi ditutup, keluarga Syafiq menolak menyerah. Bersama sejumlah relawan dan warga lokal, pencarian mandiri tetap dilanjutkan di sekitar jalur pendakian Gunung Slamet. Mereka berharap masih ada keajaiban atau petunjuk baru yang bisa mengungkap keberadaan Syafiq.
Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kota Magelang turut membuka penggalangan dana untuk membantu keluarga korban dalam membiayai upaya pencarian lanjutan. Langkah ini menjadi simbol solidaritas masyarakat terhadap keluarga yang tengah dilanda cobaan berat.
Hingga hari ini, Syafiq Ridhan Ali Razan masih dinyatakan hilang. Kisahnya menjadi pengingat bahwa alam menyimpan risiko besar, dan setiap pendakian membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta kewaspadaan tinggi.
Gunung Slamet masih berdiri kokoh, menyimpan rahasia yang belum terjawab. Di balik dinginnya kabut, doa dan harapan terus dipanjatkan agar Syafiq suatu hari dapat ditemukan.
Written by: Fatma Nugrahani
Gunung Slamet Musibah Pemalang Syafiq
Post comments (0)