Nasional

80 Jenazah Longsor Cisarua Dievakuasi, Identifikasi 58 Terus Berlanjut

todayFebruari 3, 2026 18

Background
share close

Bandung Barat — Sudah 80 jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat berhasil dievakuasi oleh tim gabungan Search and Rescue (SAR) hingga hari ke-10 operasi pencarian per Senin, 2 Februari 2026. Meski begitu, proses pencarian dan identifikasi korban terus berjalan untuk memastikan data yang akurat dan lengkap.

Bencana longsor besar ini terjadi beberapa hari lalu setelah hujan deras mengguyur wilayah Cisarua, menyebabkan material tanah menimbun permukiman dan menimbulkan kerusakan parah. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, unsur Polri dan TNI, serta relawan terus bekerja menyusuri area longsoran untuk menemukan korban.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir, menjelaskan bahwa jumlah jenazah yang berhasil dievakuasi hingga saat ini adalah 80 kantong jenazah. Namun ia menekankan bahwa belum semua korban dapat dikenali secara penuh, karena masih terdapat kemungkinan beberapa kantong jenazah berasal dari satu identitas yang sama. Pencocokan data oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) terus dilakukan untuk memastikan setiap korban teridentifikasi dengan tepat.

Dari 80 kantong jenazah yang telah diterima, tim DVI Polda Jawa Barat telah berhasil mengidentifikasi sebanyak 58 jenazah berdasarkan data ante-mortem dan post-mortem. Tim DVI akan melanjutkan proses rekonsiliasi data untuk korban yang belum terkonfirmasi namanya, sehingga informasi resmi dapat diperbarui secara bertahap.

Proses pencarian ini dilakukan selama masa tanggap darurat bencana yang ditetapkan pemerintah, yang akan memberikan waktu maksimal 14 hari bagi tim SAR untuk menyisir lokasi bencana dan memastikan tidak ada korban yang tertinggal di bawah material longsor. Meski operasi evakuasi telah mencatat angka signifikan, pencarian tetap dilanjutkan hingga masa tanggap darurat berakhir.

Selain korban yang sudah berhasil ditemukan dan diidentifikasi, masih terdapat keluarga korban yang menunggu kepastian kejelasan data orang-orang yang hilang. Pemerintah daerah bersama tim SAR terus berupaya memberikan informasi terbaru kepada masyarakat dan keluarga yang terdampak.

Peristiwa longsor ini menjadi duka mendalam bagi masyarakat Cisarua dan sekitarnya. Kecepatan serta sinergi tim SAR dari berbagai instansi menjadi kunci utama dalam operasi pencarian yang berjalan penuh tantangan di medan longsoran yang luas dan berbahaya.

Written by: Fatma Nugrahani

Rate it

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Cover Art