Kabar Wonogiri

Petani Trukan Wonogiri Panen Raya, Target 3.400 Ton Padi

todayMaret 5, 2026 37

Background
share close

Semangat para petani kembali terlihat di Desa Trukan, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Di tengah hamparan sawah yang menguning, panen raya padi varietas baru digelar dengan penuh antusias, menandai keberhasilan petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Panen raya tersebut dilaksanakan pada Selasa, 3 Maret 2026. Kegiatan dipusatkan di Balai Desa Trukan dan dilanjutkan dengan panen simbolis di area persawahan bersama para petani serta sejumlah pejabat dari pemerintah daerah dan provinsi. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan dukungan kuat terhadap upaya peningkatan produksi pangan di Wonogiri.

Padi yang dipanen merupakan varietas hibrida Pahisa 08, salah satu varietas unggul yang mulai dikembangkan oleh para petani setempat. Dengan luas lahan tanam mencapai sekitar 296 hektare, hasil panen dari varietas ini diproyeksikan mampu menembus 3.400 ton gabah dalam satu musim panen. Angka tersebut menunjukkan potensi besar sektor pertanian di wilayah selatan Kabupaten Wonogiri.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Defrancisco Dasilva Tavares, mengapresiasi keberhasilan para petani Desa Trukan yang mampu mengembangkan varietas unggul tersebut. Menurutnya, padi Pahisa 08 memiliki sejumlah keunggulan, seperti produktivitas tinggi, batang yang kokoh, serta ketahanan terhadap beberapa jenis hama dan penyakit tanaman. Selain itu, beras yang dihasilkan dikenal memiliki tekstur pulen dan aroma khas yang disukai masyarakat.

Varietas ini juga dinilai memiliki adaptasi yang baik terhadap berbagai kondisi tanah dan lingkungan. Dalam satu malai padi bahkan dapat menghasilkan lebih dari 300 bulir, sehingga berpotensi meningkatkan hasil produksi dibandingkan varietas biasa. Dengan potensi tersebut, padi Pahisa 08 diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mendukung peningkatan produksi pangan di Kabupaten Wonogiri.

Keberhasilan panen raya ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak. Pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani bekerja sama dalam penerapan teknologi pertanian serta penggunaan benih unggul bersertifikat. Pengawasan mutu benih yang dilakukan oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas produksi padi.

Camat Pracimantoro menyampaikan rasa bangga atas kerja keras para petani Desa Trukan yang berhasil menunjukkan hasil nyata dari inovasi pertanian. Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di wilayah Pracimantoro untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Panen raya ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga simbol harapan. Harapan bahwa dengan teknologi, kerja keras, dan kebersamaan, sektor pertanian dapat terus berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi para petani serta menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Written by: Fatma Nugrahani

Rate it

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Cover Art