Kabar Wonogiri

UMKM Kopi Wonogiri Dilatih Tingkatkan Olahan untuk Pasar Nasional

todayNovember 27, 2025 53

Background
share close

Wonogiri kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengangkat potensi lokal, terutama di sektor kopi. Pada Senin, 24 November 2025, Dinas Perdagangan dan KUKM Kabupaten Wonogiri bersama Rumah Kreatif BUMN (RKB) Wonogiri menggelar Pelatihan Pengolahan Kopi Siap Pasar Nasional. Kegiatan ini diselenggarakan di kompleks RKB dan diikuti oleh para pelaku UMKM kopi dari berbagai kecamatan.

Meski Wonogiri selama ini lebih dikenal dengan potensi pertanian dan kulinernya, kopi lokal ternyata memiliki peluang besar yang belum sepenuhnya tergarap. Beberapa wilayah seperti Jatisrono, Tirtomoyo, Batuwarno, dan Kismantoro menyimpan potensi kopi robusta dan arabika dengan karakter rasa yang unik. Inilah yang mendorong pemerintah daerah memperkuat kemampuan pelaku UMKM agar mampu bersaing lebih luas.

Pelatihan ini dirancang tidak sekadar memberikan teori. Para peserta dibimbing langsung oleh pendamping UMKM, praktisi kopi, dan penggiat industri kreatif untuk memahami seluruh proses pengolahan kopi yang sesuai standar pasar nasional. Mulai dari pemilihan biji kopi berkualitas, teknik roasting, grinding, profiling rasa, hingga bagaimana melakukan pengemasan yang menarik dan higienis. Proses branding juga menjadi salah satu highlight karena penting untuk mengenalkan kopi Wonogiri di pasar digital yang semakin luas.

Satu hal yang menarik, pelatihan ini juga membuka wawasan baru bagi para UMKM bahwa kopi bukan hanya soal rasa. Kopi adalah cerita, identitas, dan pengalaman. Itulah sebabnya instruktur mengajak UMKM mulai menyusun narasi produk, menggali kisah dari desa mereka, hingga menciptakan diferensiasi rasa sebagai nilai jual.

Suasana pelatihan berjalan hangat dan interaktif. Para peserta tampak antusias saat mempraktikkan teknik cupping, mencicipi perbedaan profil rasa, hingga berdiskusi tentang strategi pemasaran digital. Banyak pelaku UMKM yang merasa bahwa pelatihan ini menjadi titik balik untuk memahami standar profesional industri kopi.

Menurut Dinas Perdagangan dan KUKM, pelatihan ini merupakan langkah nyata untuk mendorong peningkatan kualitas produk hingga dapat masuk ke marketplace nasional, bahkan internasional. Pemerintah berharap kopi Wonogiri bisa menjadi salah satu komoditas kebanggaan yang tidak hanya dikenal lokal, tetapi mampu bersaing dengan kopi daerah lain seperti Temanggung, Aceh Gayo, atau Kintamani.

Peserta pelatihan pun menyambut positif kegiatan ini. Banyak yang merasa terbantu untuk memperbaiki produk, memperkuat kemasan, atau bahkan menata ulang identitas brand mereka. Beberapa UMKM mengaku bahwa orientasi bisnis mereka kini lebih jelas: bukan hanya menjual kopi, tetapi membangun merek yang punya rasa dan cerita.

Dengan pelatihan ini, Wonogiri tampaknya sedang bersiap menuju babak baru industri kopi. Langkah kecil yang diambil hari ini menjadi awal dari perjalanan besar — membawa cita rasa kopi Wonogiri ke panggung nasional.

Written by: Fatma Nugrahani

Rate it

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Cover Art